Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengajuan Perkara dari Pengadilan Negeri Ke Pengadilan Tinggi Disebut

Pengajuan Perkara dari Pengadilan Negeri Ke Pengadilan Tinggi Disebut

Pengajuan Perkara dari Pengadilan Negeri Ke Pengadilan Tinggi Disebut

Pengajuan perkara dari pengadilan negeri ke pengadilan tinggi disebut banding. Sedangkan, kasasi adalah pengajuan perkara dari pengadilan tinggi ke MA (Mahkamah Agung).

Banding merupakan salah satu upaya hukum biasa yang dapat diminta oleh salah satu atau kedua belah pihak yang berperkara terhadap suatu putusan Pengadilan Negeri.

Kuisme sangat menyarankan Anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Pengawet digunakan dalam pembuatan bahan makanan karena beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap.

Para pihak mengajukan banding bila merasa tidak puas dengan isi putusan Pengadilan Negeri kepada Pengadilan Tinggi melalui Pengadilan Negeri dimana putusan tersebut dijatuhkan.

Sesuai azasnya dengan diajukannya banding maka pelaksanaan isi putusan Pengadilan Negeri belum dapat dilaksanakan.

Karena putusan tersebut belum mempunyai kekuatan hukum yang tetap sehingga belum dapat dieksekusi, kecuali terhadap putusan uit voerbaar bij voeraad.

Banding diatur dalam pasal 188 s.d. 194 HIR (untuk daerah Jawa dan Madura) dan dalam pasal 199 s.d. 205 RBg (untuk daerah di luar Jawa dan Madura).

Kemudian berdasarkan pasal 3 Jo pasal 5 UU No. 1/1951 (Undang-undang Darurat No. 1/1951), pasal188 s.d. 194 HIR dinyatakan tidak berlaku lagi dan diganti dengan UU Bo. 20/1947 tentang Peraturan Peradilan Ulangan di Jawa dan Madura.

Keputusan pengadilan yang dapat dimintakan banding hanya keputusan pengadilan yang berbentuk Putusan bukan penetapan, karena terhadap penetapan upaya hukum biasa yang dapat diajukan hanya kasasi.