Sejarah Hak Asasi Manusia Secara Singkat Dan Definisinya

Sejarah Hak Asasi Manusia Secara Singkat Dan Definisinya

Sebagai masyarakat negara yang baik, kita perlu pahami keutamaan ham. Warga perlu pahami Hak Asasi Manusia (HAM) secara arif supaya masih tetap searah dengan sila dalam Pancasila. Banyak barisan yang perjuangkan HAM tetapi terkadang kurang searah dengan Pancasila seperti sila ke-2 .

Berikut yang bukan merupakan hak asasi manusia adalah hak-hak yang bukan mengambil sumber dari pertimbangan kepribadian manusia dan dibutuhkan untuk jaga harkat dan martabat satu pribadi sebagai seorang manusia. Dalam kata lain, HAM pada umumnya bisa disimpulkan sebagai hak-hak yang menempel dalam diri seluruh manusia.

Baca Juga :

HAM merupakan ringkasan dari Hak Asasi Manusia. Menurut Beberapa Pakar adalah sebagai hak-hak yang dipunyai seorang karena kehadirannya sebagai manusia. Secara harafiah pengertian HAM adalah hak-hak yang dipunyai seorang karena kehadirannya sebagai manusia.

Pengertian HAM Menurut Beberapa Pakar

Menurut beberapa pakar pengerti ham ada bermacam versus, walau bila diambil benang merahnya pokoknya sama. Pengertian ham dari beberapa pakar salah satunya :

1. Haar Tilar

Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak-hak yang telah ada atau menempel pada setiap manusia dan tanpa memiliki hak-hak itu karena itu pada setiap manusia itu tidak bisa hidup semestinya manusia. Hak ini didapat semenjak lahir ke dunia.

2. Prof. Koentjoro Poerbopranoto

Hak Asasi Manusia (HAM) adalah satu hak yang karakternya fundamental atau asasi. Hak-hak yang dimiliki pada setiap manusia itu dengan berdasar kodratnya yang pada hakekatnya tidak segera dapat dipisah hingga bisa memiliki sifat suci.

3. John Locke

Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak-hak yang langsung diberi Tuhan YME pada setiap manusia adalah sebagai hak yang kodrati. Oleh karenanya , tidak ada pula kemampuan di dunia ini yang bisa mengambilnya. Hak Asasi Manusia (HAM) itu karakternya esensial atau memiliki sifat fundamental untuk setiap kehidupan manusia dan pada hakekatnya benar-benar suci.

4. Mahfudz M.D.

Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak yang telah ada dan menempel pada martabat setiap manusia , di mana hak ini telah dibawa semenjak lahir ke dunia hingga pada intinya hak ini memiliki sifat kodrati.

5. Peter R. Baehr

Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak dasar yang memiliki sifat mutlak dan harus juga dimiliki pada setiap individu untuk perubahan dianya itu.

Sejarah HAM Singkat

Dikutip dari beragam sumber, sacara resmi ide berkenaan Hak Asasi Manusia lahir di tanggal 10 Desember 1948, saat PBB memproklamirkan Maklumat Universal HAM. Yang di dalamnya berisi 30 pasal, yang keseluruhnya menjelaskan mengenai hak dan kewajiban umat manusia.

Baca Juga :

Secara eksplisit, HAM adalah satu yang menempel pada manusia, yang tanpa dia manusia tidak mungkin bisa hidup sebagai manusia, karakternya tidak bisa ditiadakan atau dikurangkan oleh siapa saja.

Adapun isi dalam Mukadimah Maklumat Universal mengenai HAM oleh PBB adalah:

- Pernyataan atas martabat dan hak-hak yang sama untuk semua bagian keluarga, kemanusiaan dan keadilan di dunia.

- Meremehkan dan melihat rendah hak asai manusia akan memunculkan tindakan yang tidak sesuai hati nurani umat manusia.

- Hak - hak manusia perlu diproteksi oleh ketentuan hukum

- Pertemanan di antara Beberapa negara perlu disarankan

- Memberi hak-hak yang sama baik lelaki atau wanita

- Memberikan penghargaan pada penerapan hak-hak manusia dan kebebasan harapan umat manusia

- Melakukan hak-hak dan kebebasan secara benar dan tepat.

Macam-Macam Hak Asasi Manusia ( HAM)

1. Hak Asasi Individu atau Individual Right

- Hak kebebasan untuk bergerak, melancong dan beralih-pndah tempat

- Hak kebebasan keluarkan atau mengatakan opini

- Hak kebebasan pilih dan aktif dalam organisasi atau perkumpulan

- Hak kebebasan untuk pilih, merengkuh, dan jalankan agama dan keyakinan yang dipercaya masing-masing

2. Hak asasi politik/ Political Right

- Hak untuk pilih dan diputuskan pada suatu penyeleksian

- Hak ikut dalam aktivitas pemerintah

- Hak membuat dan membangun partai politik / parpol dan organisasi politik yang lain

- Hak untuk membikin dan ajukan satu saran tuntutan

3. Hak azasi hukum / Legal Equality Right

- Hak memperoleh tindakan yang sama di dalam hukum dan pemerintah

- Hak menjadi karyawan negeri sipil / pns

- Hak mendapatkan service dan pelindungan hukum

4. Hak Asasi Ekonomi / Properti Rigths

- Hak kebebasan lakukan aktivitas jual-beli

- Hak kebebasan melangsungkan kesepakatan kontrak

- Hak kebebasan mengadakan sewa-menyewa, utang-piutang, dan lain-lain

- Hak kebebasan untuk mempunyai susuatu

- Hak mempunyai dan memperoleh tugas yang pantas

5. Hak Asasi Peradilan / Procedural Rights

Baca Juga Artikel Ini :

- Hak mendapatkan pembelaan hukum di pengadilan

- Hak kesamaan atas tindakan pemeriksaan, penangkapan, penahanan dan penyidikan di mata hukum.

- Hak asasi sosial budaya / Social Culture Right

- Hak tentukan, pilih dan memperoleh pengajaran

- Hak memperoleh edukasi

- Hak untuk meningkatkan budaya yang sesuai minat dan bakat

Ringkasan

Demikian beberapa pembahasan pengertian HAM dan ciri-ciri dan didalamnya. Harus diingat, di Indonesia penegakan HAM menjadi satu diantara isi ideologi dalam pancasia dan UUD 1945. Karena itu seharusnya jadi referensi dasar, karena secara terintegrasi nilai-nilai dasar yang ada di dalamnya merupakan The Indonesia Bill Of Human Right.

Lebih baru Lebih lama